SupplierOli Distributor Oli Meditran Geo 15W-40 Depok WA : 0852-9393-8815 Distributor Oli Meditran Geo 15W-40 Depok | Dealer Oli Meditran S 10W | Kebutuhan bakal oli dan pelumas di jaman industri seperti saat ini merupakan suatu keharusan. Di era yang serba mengfungsikan mesin layaknya saat ini maka rela tidak rela ada unsur keperluan yang wajib dipenuhi diantaranya adalah pelumas mesin industri. APIatau singkatan dari America Petroleum Institute, adalah suatu institusi di Amerika yang bertugas menetapkan "Grading" atau level oli menurut Service Classification Pada mesin bensin dan diesel memiliki2tambahan kode setelah kode API, dan kodenya berbeda-beda. Pada mesin bensin kode API tambahannya dimulai dengan huruf "S", sedangkan mesin diesel dimulai dengan huruf "C". Untukmobil yang dibeli dalam kondisi bekas pakai atau Odometernya sudah banyak sekali, maka untuk amannya gunakan pelumas dengan SAE seperti yang digunakan sebelum-sebelumnya dan jika ingin mencoba menggunakan pelumas dengan kekentalan yang satu tingkat lebih rendah (misal selama ini pakai 15W-40, lalu mau coba ke 10W-40), Anda harus amati dengan seksama untuk memastikan tidak terjadi SupplierOli Distributor Oli Pelumas Meditran Sc 15W-40 WA : 0852-9393-8815 Distributor Oli Pelumas Meditran Sc 15W-40 | Dealer Pelumas Pertamina Meditran Geo 15W-40 | Kebutuhan akan oli dan pelumas di masa industri layaknya sementara ini merupakan suatu keharusan. Di jaman yang serba memanfaatkan mesin layaknya pas ini maka sudi tidak senang tersedia unsur kebutuhan yang mesti dipenuhi Untukmotor-motor baru, bisa menggunakan oli dengan SAE 10W-40 atau 5W-40. Jika dipaksakan menggunakan oli yang kental, imbasnya mesin menjadi berat," ujar David. Berikutnya pada botol kemasan oli, selain SAE, pada oli pelumas merek tertentu juga menggunakan kode 1L yang artinya kemasan tersebut sebanyak 1 liter dan umumnya sesuai dengan motor OliShell Helix HX5 15W/40 Liter: Rp67.000: Oli Shell Helix HX6 10W/40 Liter: Rp70.500: Oli Shell Helix HX6 10W/40 Galon: Rp275.500: Salah satunya adalah produk pelumas atau oli kendaraannya, oli Shell Helix. Oli Shell Helix ini merupakan pelumas kendaraan roda empat atau mobil. Shell Helix HX 5 15W-40 Oli Pelumas [1 L] Rp. 60.000: OLI OLICTX REV MAX ULTRA 10W-50 OLI RACING MOTOR FULL SINTETIS ESTER - 0,8 l di Tokopedia ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Cicilan 0% ∙ Kurir Instan. Contohnyadi SAE 90. Oli itu berarti punya nilai kekentalan 90 di semua tingkatan suhu oli. Sedangkan oli SAE 10W-30, punya nilai kekentalan 10 di suhu oli rendah dan nilai kekentalan 30 di suhu Walaupun pabrikan menyediakan oli dengan kualitas standar, namun penggunaan oli terbaik berbahan dasar sintetik seperti TOP 1 HP Sport Series dapat memberikan kepuasan lebih kepada pemilik mobil dan performa mesin. TOP1 HP Sport juga tersedia dengan tingkat kekentalan SAE 10W-40 dan 15W-40 yang bisa menjadi pilihan mobil harian seperti Nah untuk tingkat kekentalan oli 10W-30 vs 10W-40 ini tentunya berbeda. Angka di depan dan belakangnya yang terdiri dari 20, 30, 40, 50, dan seterusnya menandakan, bahwa semakin kecil nomor tersebut, maka akan semakin encer pula oli yang kamu beli. Begitu pula berlaku untuk sebaliknya. Perbedaan oli 10W-40 dengan 10W-30 pada aspek tertentu CuRywjc. Contohnya saja oli 10w-30 yang memiliki tingkat kekentalan lebih rendah daripada oli 10w-40 sehingga oli tersebut akan mengalir lebih mudah ketika mesin dihidupkan. hal ini menjadi penting karena oli pada mesin akan mengental dengan sendirinya ketika mesin dingin dan akan langsung cair atau encer ketika mesin dipanaskan. lalu, bagi kamu yang menyukai tarikan mesin yang lebih enteng, kamu bisa menggunakan jenis oli yang lebih encer. selain memilih oli yang tepat antara oli 10w-30 vs 10w-40 untuk mesin kendaraanmu agar mesin awet dan kinerjanya maksimal, kamu juga bisa menambahkan asuransi untuk keamanan kendaraanmu dengan lifepal. pemilihan jenis oli 10w-30 vs 10w-40 akan bergantung dan berpengaruh pada jenis mesin, tingkat penggunaan bbm, dan tingkat keausan mesin sehingga perlu cermat sebelum menggunakannya. Baca Ini Untuk Tahu Perbedaan Oli Mesin SAE 10w 30 10w 40 Baca Ini Untuk Tahu Perbedaan Oli Mesin SAE 10w 30 10w 40Oli 10W 30 Vs 10W 40 Mana yang Lebih BaikPerbedaan Oli 10w 30 dengan 10w 40 Mana Yang TerbaikTINGKAT KEKENTALAN OLI MESINOli 10W30 tidak cocok untuk Indonesia berdasar peruntukan kekentalan untuk temperatur sekitarOli Semakin Encer Bukan Berarti Bagus Cek Buat Motor Tahun Berapa Ngomongin oli, kalian semua yang suka ganti oli motir pasti familiar kan soal oli motor? nah disini ane mau sharing sedikit tentang perbedaan dari oli mesin sae 10w30 & 10w40 yang mesti lo tau bro! sedangkan peran angka di depan dalam oli mesin multigrade seperti 0w, 5w, 10w, 15w atau 20w lebih kepada kemampuan oli dalam kondisi mesin dingin. penerapan teknologi inilah yang membuat motor ini lebih perlu oli yang lebih kental. nah, itu tadi perbedaan oli mesin sae 10w30 dan sae 10w40. Oli 10W 30 Vs 10W 40 Mana yang Lebih Baik Perdebatan mengenai oli 10w-30 vs 10w-40 membuat beberapa orang yang awam mengenai oli bingung memilih yang terbaik. memahami arti kode oli 10w-30 vs 10w-40kode 10w 30 vs 10w 40 pada oli memiliki arti yang mudah dipahami. oleh karena itu, jika dibandingkan antara 10w-30 vs 10w-40, maka arti oli 10w-40 adalah tingkat cairan oli tersebut yang lebih kental dibanding oli 10w 30. rekomendasi kendaraan yang cocok untuk oli 10w-30 vs 10w-40jika sudah mengetahui perbedaan oli 10w-40 dengan 10w-30, maka selanjutnya kamu pasti ingin tahu oli 10w-30 untuk mobil apa dan juga 10w-40 untuk kendaraan jenis apa? oli 10w-30 lebih cair daripada oli 10w-40, sehingga oli tersebut akan mengalir lebih mudah ketika mesin dihidupkan. Perbedaan Oli 10w 30 dengan 10w 40 Mana Yang Terbaik Apa yang dimaksud dengan oli mesin 10w-30 dan 10w-40 ? semakin kecil angka yang tertera pada kemasan oli yang kamu pakai, maka akan semakin baik oli tersebut akan mengalir. perbedaan oli 10w-40 dengan 10w-30 mana yang terbaiksetelah mengetahui mangsud dari angka dalam penyebutan oli 10w-40 dan 10w-30 selanjutnya kita akan mengulas bagaimana sebaiknya memilih dan menggunakan oli yang tepat sesuai kubutuhan mesin mobil dan motormu beikut ini jenis mesinhal pertama yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan oli 10w-30 dan 10w-40 adalah jenis mesin yang digunakan pada mobil dan motor kamu. bagi kamu yang menyukai tarikan mesin yang lebih enteng, kamu bisa menggunakan tipe oli yang lebih encer. nah, maka dari itu sebelum kamu gunakan, penting untuk mengetahui perbedaan oli 10w-30 dengan 10w-40 untuk mesin mobil dan motor. TINGKAT KEKENTALAN OLI MESIN Pengukuran ini terkait dengan bagaimana oli mengalir saat dingin, seperti saat menghidupkan mesin. jadi, 5w-30 akan mengalir lebih mudah daripada 10w-30 pada suhu menghidupkan mesin dan 10w-30 akan mengalir lebih mudah daripada 10w-40 pada suhu pengoperasian mesin normal. ini penting, karena oli mesin mengental secara alami saat mesin dingin dan menjadi encer saat dipanaskan. kekentalan oli yang rendah atau oli encer mengalir lebih mudah untuk melindungi bagian-bagian mesin pada suhu dingin. kekentalan oli yang tinggi atau oli kental biasanya lebih baik dalam mempertahankan kekuatan pelumas untuk melindungi mesin pada suhu tinggi. Oli 10W30 tidak cocok untuk Indonesia berdasar peruntukan kekentalan untuk temperatur sekitar Suhu yang rendah membutuhkan oli yang lebih encer. oli yang terlalu kental dapat menyebabkan suhu oli tinggi dan hambatan yang berlebihan. misalkan pada buku manual kendaraan disebutkan bahwa cocoknya oli untuk kendaraan adalah 10w30 dengan alasan komponen mesin makin rapat sehingga butuh oli yang makin encer. karena misalkan kendaraan dipakai di gunung dengan suhu 10 derajat, kekentalan oli jadi tinggi juga dv = 249. untuk itu oli yang lebih encer butuh oli dengan film strength lebih tinggi atau yang mengandung lebih banyak aditif anti wear atau extreme protection. Oli Semakin Encer Bukan Berarti Bagus Cek Buat Motor Tahun Berapa Misalnya, soal tingkat kekentalannya sae dari oli karena oli diproduksi sesuai dengan kebutuhan mesin motor. namun sebaliknya jika oli ini diterapkan pada tunggangan yang memiliki mesin spesifikasi oli encer, tarikan motor akan terasa lebih berat. menandakan pegerakkan olinya melambat berbeda bila oli tersebut dipakai di motor yang speknya memang pakai kekentalan itu. walau sejatinya oli ini dirancang buat motor-motor kompetisi yang putaran mesinnya kadang bisa sampai 14 ribu rpm. setelah dilakukan 3 kali run didapatkan tekanannya sebesar 3 psi kurang dikit beda tipis dengan oli sae 10w-30. Kamu harus mengetahui 3 arti kode oli serta jenisnya supaya bisa mengganti oli sebelum batas waktunya. Bagaimana cara membacanya? Yuk simak artikel berikut. Sebelum memilih oli untuk kendaraan, kamu perlu mengetahui arti kode oli yang sesuai. Ketidaktahuan ini tidak masalah jika kamu melakukan ganti oli di bengkel resmi karena di sana ada teknisi yang lebih memahaminya. Namun, pada keadaan tertentu bukan tidak mungkin kamu harus mengganti oli sendiri dan mengetahui arti kode oli yang biasanya tertulis pada kemasan. Setidaknya, terdapat tiga kode oli yang berbeda yaitu SAE, API, dan JASO. Kode-kode ini dibedakan menurut standarisasi dari asosiasi yang berbeda-beda. Lantas, apa perbedaan di antara ketiganya? Terdapat 3 jenis kode oli yang berasal dari asosiasi yang berbeda. Berikut adalah penjelasannya Kode oli SAE SAE merupakan singkatan dari Society of Automotive Engineer yang dijadikan kode untuk kekentalan sebuah oli. Sementara itu, SAE sendiri merupakan asosiasi yang bertugas mengatur standarisasi berbagai bidang di antaranya rancang desain teknik dan manufaktur. Singkatnya SAE adalah standar internasional untuk kekentalan oli. Kode SAE oli akan ditulis dengan diikuti campuran huruf dan angka seperti SAE 10W-40, 20W-40, atau 5W-30. Dilansir motorplus-online, angka di depan seperti 10W, 20W digunakan sebagai penunjuk kekentalan oli pada suhu dingin, baik oleh udara sekitar maupun saat mesin baru dinyalakan. W sendiri merujuk pada kata Winter. Maka, semakin kecil angka di depan huruf W, semakin encer pula oli tersebut di suhu dingin. Sementara itu, 2 angka dibelakang huruf W seperti 40 atau 30 menunjukkan kekentalan pelumas di suhu yang tinggi. Maka, semakin kecil angka di belakang semakin encer pula oli tersebut di suhu tinggi. Kode SAE dengan kombinasi ini menunjukkan bahwa oli bersifat multigrade atau memiliki kemampuan merubah kekentalan sesuai suhu. Cara membaca kode oli SAE Agar kamu tidak bingung, berikut beberapa contoh cara membaca kode SAE SAE 10W-40 Arti kode oli 10W-40 menunjukkan bahwa oli ini akan memiliki sifat kekentalan 10 di suhu dingin hingga -20°C. Kemudian, oli akan mengental hingga 40 pada suhu yang panas hingga 100°C. SAE 20W-50 Pada suhu dingin, kekentalan oli ini 20. Namun saat suhu panas, kekentalannya akan menjadi 50. Selain multigrade, ada pula SAE Oli single grade yang artinya kekentalan oli tidak akan banyak berubah meski terjadi perubahan suhu. Oli ini cocok digunakan di daerah dengan suhu stabil. Di Indonesia sendiri, jenis oli yang paling banyak digunakan adalah SAE Oli 10W-30 atau 15W-50. Sementara di daerah yang lebih dingin digunakan SAE 5W-30. Perlu diketahui, pengujian kekentalan ini dilakukan pada kondisi suhu -30 dan -35 derajat Celsius. Kode oli API API merupakan singkatan dari American Petroleum Institute yang bertugas menentukan kualitas oli. Jika SAE menggunakan huruf W dan angka maka API menggunakan 2 huruf tambahan di belakang kode API seperti SN atau CH. Huruf pertama, menunjukkan jenis kendaraan. Pada kendaraan dengan bensin atau gasoline maka olinya berkode S, sedangkan pada mesin diesel digunakan kode C. Sementara itu, huruf kedua menunjukkan kualitas terbaru oli. Semakin dekat huruf dengan Z maka semakin bagus kualitasnya, misalnya oli API SN lebih bagus daripada oli API SJ. Untuk mobil keluaran terbaru, sebaiknya gunakan kode oli dengan huruf mendekati Z. Namun, untuk mobil lama sebaiknya tidak menggunakan oli terbaru karena mesinnya telah dirancang menggunakan oli dengan kekentalan tertentu. Kode Oli JASO JASO merupakan singkatan dari Japanese Automotive Standard Association, sebuah lembaga dari Jepang yang bertugas menilai standar kualitas oli. Berbeda dengan API dan SAE, kode oli JASO digunakan khusus untuk motor, bukan mobil. Kode oli JASO diikuti dengan dua huruf yaitu MA dan MB. MA berarti bahwa oli cocok digunakan untuk motor dengan kopling basah seperti motor sport atau bebek. Oli dengan kode JASO MA telah dirancang untuk mencegah gesekan kopling tidak selip. Sementara itu, JASO MB dirancang untuk motor matic atau skutik dengan kopling kering. Oli ini memiliki daya gesek lebih rendah dibanding JASO MA. Fungsi oli Salah satu hal mengapa perlu mengetahui jenis oli paling tepat untuk kendaraan kamu adalah karena fungsi oli pada kendaraan yang cukup vital. Oli memegang peranan penting dalam mesin kendaraan. Oli mesin berfungsi untuk mendinginkan dan melapisi lapisan halus yang ada dalam komponen mesin. Mesin yang telah dilapisi oleh oli akan terlindungi dari benturan logam yang terjadi selama kendaraan digunakan. Oli tersebut yang melindungi agar bergesekan seminimal mungkin. Untuk itu, tanpa adanya oli tentu mesin kendaraan akan cepat rusak. Sebab, komponen mesin akan bergerak dan tidak ada pelumas yang melindungi saat terjadi pergesekan antar logam mesin. Oli mesin yang tersedia dalam berbagai mereka di pasaran memiliki jenis yang berbeda. Kamu sebagai pemilik mobil setidaknya mengetahui jenis oli mesin yang akan digunakan untuk kendaraanmu. Jenis oli mesin Masing-masing kendaraan memiliki jenis oli yang paling cocok untuk digunakan. Setidaknya ada tiga jenis oli dengan bahan berbeda yang dapat kamu pilih. 1. Oli mineral Oli jenis ini terbuat dari material yang berasal dari minyak bumi. Oleh karena itu, wajar jika penggunaannya perlahan mulai ditinggalkan. Oli mineral biasa digunakan untuk mobil dengan mesin diesel. Meski harganya terbilang cukup terjangkau, namun penggunaan oli ini tidak ramah lingkungan. 2. Oli semi sintetik Oli jenis ini terbuat dari bahan alami yang dicampur dengan bahan aditif serta indeks viskositas. Kandungan mineral oli semi sintetik sekitar 50%. Beberapa jenis mobil keluaran terbaru kebanyakan menggunakan oli jenis ini. 3. Oli sintetik Jenis oli selanjutnya adalah oli sintetik. Pelumas ini terbuat dari material zat buatan tanpa adanya campuran minyak bumi. Dengan kualitas yang bisa diatur sesuai keinginan, wajar jika harga oli sintetik tergolong lebih mahal daripada jenis oli lainnya. Mobil yang menggunakan oli sintetik adalah mobil penumpang dan mobil sport. Kapan waktu paling tepat untuk mengganti oli? Pada kendaraan seperti sepeda motor yang digunakan setiap hari, setidaknya ganti oli sebelum menyentuh km. Sementara untuk kendaraan yang jarang digunakan, pakai patokan mengganti mobil setiap km atau maksimal km sekali, atau 6 bulan sekali. Sedangkan untuk mobil, sebaiknya oli diganti setelah mencapai km saat pertama kali dan setiap 6 bulan setelahnya. Usahakan untuk mengganti oli sebelum mengering atau berkurang kualitasnya karena dalam keadaan tersebut, performa mesin dapat terganggu. kamu juga dapat melakukan pada kualitas oli kendaraan setiap kali melakukan servis rutin di bengkel kepercayaan kamu. Berapa harga oli kendaraan? Setiap melakukan penggantian oli, setidaknya kamu harus membayar harga oli dan harga jasa ganti oli. Harga oli untuk motor dan oli untuk mobil pun berbeda tergantung kualitasnya. Tips dari Lifepal! Jika kamu kesulitan dalam membaca kode oli, kamu bisa meminta bantuan petugas bengkel untuk memilihkan jenis oli terbaik untuk kendaraanmu. Sebaiknya buat jadwal servis agar kamu tidak lupa untuk melakukan servis rutin. Jangan sampai kamu telat mengganti oli karena bisa berakibat fatal pada mesin kendaraanmu. Pentingnya asuransi mobil Servis rutin dan berkendara dengan hati-hati saja ternyata tidak cukup untuk melindungi kendaraanmu. Ada risiko lain seperti kecelakaan dan kehilangan yang tidak dapat kamu hindari sepenuhnya. Belum lagi risiko seperti banjir dan juga bencana alam lainnya. Tentu jika hal ini terjadi, kendaraan kamu bisa jadi salah satu yang terkena imbasnya. Maka dari itu, kamu butuh asuransi mobil sebagai proteksi mobil kesayanganmu. Secara umum terdapat dua jenis asuransi mobil, yaitu asuransi TLO dan all risk. Asuransi all risk memberikan pertanggungan untuk kerusakan kecil hingga besar, sedangkan asuransi TLO memberikan pertanggungan untuk kerusakan lebih dari 75% atau kehilangan. Mana yang cocok untuk kendaraan kamu? Cek dengan kalkulator berikut ini Pertanyaan seputar kode oli Apa arti kode oli SAE?Kode oli SAE menunjukkan kekentalan oli. SAE atau Society of Automotive Engineer merupakan asosiasi yang bertugas mengatur standarisasi berbagai bidang di antaranya rancang desain teknik dan manufaktur. Singkatnya SAE adalah standar internasional untuk kekentalan oli. Apa pentingnya asuransi mobil?Asuransi kendaraan memberikan pertanggungan apabila terjadi risiko seperti kecelakaan hingga kehilangan. Kamu bisa memilih antara asuransi TLO dan asuransi all risk yang sesuai kebutuhanmu. Pilihan ini juga biasanya menyesuaikan usia kendaraan. Dapatkan penawaran khusus dan diskon hingga 25% untuk asuransi kendaraan di Lifepal! Jakarta - Oli merupakan item penting dalam kinerja mesin kendaraan. Kualitas oli yang tidak sesuai dengan karakter mesin atau kelalaian mengganti oli bisa menyebabkan komponen-komponen mesin umum, oli berfungsi melumasi bagian-bagian vital mesin, seperti piston, ring piston, silinder head agar tidak saling bergesekan ketika piston bergerak naik-turun. Pemilihan oli didasarkan pada spesifikasi mesin mobil kubikasi, kompresi, dan sebagainya, kondisi lingkungan, serta kekentalan oli viskositas.Mobil LCGC sudah tentu membutuhkan oli yang berbeda dengan mobil SUV bermesin besar, atau mobil berbahan bakar bensin menggunakan oli berbeda dengan mobil diesel. Oleh sebab itu, pemilik mobil harus tahu jenis oli yang cocok untuk mesin mobilnya. Bagaimana Cara Tahu Oli yang Cocok untuk Mesin Mobil? Cara paling mudah untuk mendapatkan oli paling sesuai dengan kebutuhan mesin, yakni dengan berkonsultasi dengan para mekanik profesional atau produsen oli. Tapi, kamu juga bisa membaca kode-kode pada kemasan oli yang menunjukkan dilansir dari CNET, terdapat kode SAE yang menunjukkan viskositas atau kekentalan oli mesin. Pada kemasan oli tertulis SAE 10W-40, 5W-30, dan sebagainya. Angka di depan menunjukkan indeks kekentalan oli pada suhu dingin, sedangkan angka di belakang menunjukkan kekentalan pada suhu tinggi. Sedangkan huruf 'W' menandakan oli bisa digunakan pada musim panas atau yang encer akan semakin mudah mengalir di ruang mesin. Tapi, bukan berarti semua mobil harus diberikan oli encer. Jika rongga-rongga pada mesin mobil cenderung besar, oli yang encer akan sulit untuk memberikan pelumasan selanjutnya, yakni API. Ini merupakan standarisasi yang dibuat oleh American Petroleum Institute, asosiasi yang menaungi perusahaan-perusahaan di bidang energi Amerika Serikat. Standarisasi kualitas oli dari API ditandai dengan simbol huruf mulai dari SG sampai dengan SP. Semakin tinggi abjad huruf, menunjukkan kualitas oli lebih kamu bingung memilih oli yang paling tepat untuk mobil kesayangan, triplet produk oli terbaru dari Mobil™ Lubricants Indonesia. Pada 5 April lalu, telah dirilis rangkaian produk Mobil Super™. Ketiga produk baru tersebut, yakni Mobil Super™ All-in-One Protection, Mobil Super™ Friction Fighter, dan Mobil Super™ Everyday tiga produk baru dari Mobil™ akan membuat mobil LebihTerawatLebihTerjangkau. Kualitas tiga produk oli Mobil Super™ tak perlu diragukan lagi. Ketiganya telah mengantongi standar API SP yang merupakan standar kualitas terbaru dan tertinggi yang ada sejauh produk dari jajaran Mobil Super™ punya karakteristik dan keunggulannya tersendiri. Berikut Mobil Super™ All-in-One ProtectionMobil Super™ All-in-One Protection dibuat dengan teknologi full sintetik diperkuat dengan Heat Activated Anti-Wear Molecules. Molekul tersebut akan memberikan perlindungan ekstra begitu temperatur mesin meningkat, sehingga mengurangi risiko overheat hingga kerusakan mesin. Mobil Super™ All-in-One Protection yang hadir dengan pilihan viskositas 0W-20 dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar dengan mempertahankan kinerja optimal Mobil Super™ Friction FighterProduk ini memadukan Teknologi pelumas sintetik dilengkapi dengan Friction Fighter, sebuah molekul yang memberikan lapisan pelumasan ganda pada mesin kendaraan. Membuat oli bekerja optimal dalam waktu pakai yang panjang. Mobil Super™ Friction Fighter menjanjikan perlindungan mesin dari aus akibat gesekan 65 persen lebih baik. Produk ini tersedia dalam pilihan viskositas 5W-30 dan Mobil Super™ Everyday ProtectionProduk ketiga dari jajaran Mobil SuperTM ini dibuat dari bahan dasar mineral premium, pelumas ini mumpuni untuk melindungi mesin mobil dalam segala situasi. Diperkuat dengan Extengine Molecules, Mobil Super™ Everyday Protection memberikan pelumasan dalam waktu panjang dan awet. Tersedia dalam pilihan viskositas 10W-30 dan 15W-40 sangat ideal digunakan pada mobil pabrikan Jepang dan Korea keluaran tiga produk Mobil Super™ membuat pemilik mobil semakin mudah untuk memilih oli terbaik untuk kendaraannya. Ketiga produk tersebut bisa diperoleh di bengkel terdekat, atau toko online Mobil™ Official Store di Shopee, Tokopedia, dan Lazada, dan layanan Servis di rumah Mobil™.Informasi lebih lanjut terkait rangkaian produk oli Mobil Super™ bisa dilihat di sini. adv/adv