Seranganpenggerek batang pada tahap awal pertumbuhan tanaman ubi jalar dapat menghambat pembentukan umbi. Penyebaran. Penggerek batang merupakan salah satu hama yang paling merusak pada tanaman ubi jalar di daerah tropis dan sub tropis Asia serta daerah Pasifik. Hama penggerek batang ubi jalar tersebar luas di Filipina, Indonesia, India, Sri
Penyakitkeriting daun pada tanaman cabai diawali oleh hama thrips, yaitu kutu / serangga berwarna putih, panjang tubuh lebih kurang 1 mm, serangga ini tergolong kecil namun dapat dilihat dengan mata telanjang, hama ini pemangsa segala jenis tanaman. - Hama kutu thrips merupakan sebagai carrier atau pembawa virus yang menyebabkan penyakit
Werengkapas (Empoasca sp) merupakan hama berukuran sangat kecil dengan gerakan sangat gesit. Pada tanaman terong, wereng kapas akan mengisap cairan tanaman yang menyebabkan tanaman menjadi lemah. Kutu kebul merupakan serangga berwarna putih dengan sayap jernih dan ukuran sekitar 1-1,5 mm. Kutu kebul biasanya berkelompok di bawah permukaan
Kutuloncat merupakan serangga penular atau vector penyakit CVPD. Jika di kebun jeruk tidak ada pohon yang terinfeksi penyakit CVPD karena ditanami dengan bibit jeruk bebas penyakit, maka kehadiran serangga penular ini hanya merupakan hama biasa yang merusak tunas muda. Baca juga: Cara Pemupukan dan Pengendalian Hama Tanaman Sayuran di Pekarangan.
Kutu Siapa bilang kutu tidak berbahaya? Yup, kutu merupakan salah satu serangga yang memiliki gigitan mematikan. Gigitan kutu kaki hitam dipercaya dapat menyebabkan infeksi pada manusia. Infeksi yang ditularkan oleh kutu hitam ini dikenal sebagai penyakit Lyme. Seseorang yang terkena infeksi Lyme akan mengalami gejala demam, sakit kepala, dan
3Menggunakan varietas tahan. 4.Pengendalian dengan kultur teknik. Penggunaan mulsa dan penambahan pupuk organik maupun pupuk jenis lain pada dosis yang tepat dapat meningkatkan ketahanan ubi kayu. Penggunaan tanaman yang sehat sebagai bahan tanam merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah hama kutu putih.
Keritingdaun pada tanaman cabai diawali oleh hama thrips, yaitu kutu / serangga berwarna putih, panjang tubuh lebih kurang 1 mm, serangga ini tergolong kecil namun dapat dilihat dengan mata telanjang, hama ini pemangsa segala jenis tanaman. Hama kutu thrips merupakan sebagai carrier atau pembawa virus yang menyebabkan penyakit keriting
Hamathrips merupakan salah satu jenis hama tanaman yang seringkali merugikan petani. Pengertian hama sendiri adalah organisme yang mengganggu pertumbuhan dan juga perkembangan dari tanaman. Jika tidak segera diatasi, entah dengan cara yang alami ataupun kimia, hama tersebut berpotensi menyebabkan terjadinya gagal panen bagi petani.
Seranggaskala berukuran kecil dan hidup di bagian batang dan sendi daun. 4. Tomat. Tomat merupakan tanaman yang rentan terhadap hama dan penyakit, terutama ketika musim penghujan. Beberapa hama tanaman tomat adalah golongan kutu, lalat, ulat dan thrips. Kutu kebul (Bemisicia tabacci) adalah hama yang menyerang tomat dengan menghisap cairan
Hamatrhrips (kutu/serangga berwarna putih) merupakan carrier atau pembawa virus yang menyebabkan keriting daun pada tanaman cabai. Apabila tanaman telah terserang virus yang dibawah oleh hama thrips, penanggulangannya akan sulit karena tidak ada obat kimia yang dapat mengatasinya.
ztOA. Lentil Hitam & Kacang Hijau Gejala Larva dan serangga dewasa memakan jaringan tanaman dan menghasilkan bercak-bercak perak kecil di sisi atas daun, efek yang dikenal sebagai 'silvering'. Bercak yang sama dapat muncul pada kelopak di mana pigmen telah hilang. Di bagian bawah daun, thrips dan larvanya tinggal bersama dalam kelompok di samping bintik-bintik hitam kotoran mereka. Daun tanaman yang terinfeksi berwarna kuning, layu, cacat atau mengerut. Makan selama perkembangan tunas atau bunga dapat kemudian menghasilkan bunga atau buah yang rusak, terhambat atau cacat, dan kehilangan hasil panen. Dapat juga ditemukan diApa penyebabnya? Thrips adalah serangga sepanjang 1-2 mm berwarna kuning, hitam atau berbelang. Beberapa varietas memiliki dua pasang sayap, yang lain tidak memiliki sayap sama sekali. Mereka berhibernasi dalam residu tanaman atau di tanah atau di tanaman inang alternatif. Mereka juga vektor untuk berbagai penyakit virus. Kondisi cuaca kering dan hangat mendukung pertumbuhan populasi. Kelembapan menguranginya. Pengendalian hayati Beberapa langkah pengendalian hayati telah dikembangkan untuk thrips tertentu. Tungau predator yang memakan larva atau kepompong thrips tersedia secara komersial. Terhadap varietas yang menyerang daun dan bukan bunga, cobalah minyak Mimba atau piretrin alami, terutama pada bagian bawah daun. Aplikasi spinosad umumnya lebih efektif terhadap thrips daripada bahan kimia atau formulasi biologis lainnya. Aplikasi ini bertahan selama 1 minggu atau lebih dan bergerak jarak pendek ke jaringan yang disemprotkan. Namun itu dapat menjadi racun bagi musuh alami tertentu misalnya, Tungau predator, larva lalat syrphid dan lebah. Jangan mengaplikasikan spinosad pada tanaman yang sedang berbunga. Dalam kasus serangan thrips pada bunga, beberapa tungau predator atau larva lacewing hijau dapat digunakan. Kombinasi ekstrak bawang putih dengan beberapa insektisida juga tampaknya bekerja dengan baik. Penggunaan mulsa UV yang sangat reflektif mulsa metal telah direkomendasikan. Pengendalian kimiawi Selalu pertimbangkan pendekatan terpadu dengan tindakan pencegahan bersama dengan perlakuan hayati jika tersedia. Karena tingginya tingkat reproduksi dan siklus hidup mereka, thrips telah mengembangkan resistensi terhadap berbagai kelas pestisida. Insektisida kontak yang efektif termasuk fipronil 2 ml, imidacloprid 0,25 ml atau acetamiprid 0,2 g, yang dalam banyak produk dikombinasikan dengan piperonyl butoxide untuk meningkatkan efeknya. Tindakan Pencegahan Tanam varietas yang tahan hama yang tidak memerlukan aplikasi insektisida untuk thrips. Tambahkan mulsa plastik atau organik di sepanjang baris tanaman untuk mengurangi insiden dan perkembangan thrips. Hindari menanam tanaman yang rentan di sebelah area bergulma. Gunakan transplantasi bebas virus dan thrips dari rumah kaca yang mengelola thrips dan periksa transplantasi. Pantau lahan secara teratur untuk menilai kejadian penyakit atau hama dan tentukan tingkat keparahannya untuk merencanakan tindakan yang sesuai. Gunakan perangkap lengket di area yang luas untuk penangkapan massal. Hindari penanaman di dekat tanaman inang alternatif atau tanaman yang terinfeksi virus. Pangkas dengan memotong tanaman tepat di atas titik percabangan alih-alih memotong ujung batang. Rumah kaca bisa disterilkan dengan uap di sela-sela penanaman. Singkirkan dan hancurkan tanaman dan sisa-sisa tanaman yang terinfeksi. Irigasi tanaman dengan baik, dan hindari penggunaan pupuk nitrogen secara berlebihan.
.. Jika terdapat bintik pada tanaman kalian jangan dibiarkan begitu ssja. Bintik putih yang seperti serat kapas putih itu ternyata adalah kumpulan hama yang biasa disebut Kutu Putih. Keberadaan hama ini merugikan, karena dapat merusak tanaman. Oleh karena itu butuh cara yang tepat untuk menanganinya. Baca Juga Cara Efektif Pengendalian Hama Lalat Buah Pada Tanaman Tomat Mengenal Hama Kutu Putih Kutu putih adalah jenis hama anggota familia serangga Coccoidea yang umum menyerang tanaman hias dan tanaman yang ada di halaman rumah. Kutu putih tidak hanya merupakan hama tanaman yang memakan getah, namun juga sebagai penular virus. Kutu putih hidup di iklim yang hangat dan lembap. Jika terlihat pada daun tanaman, biasanya mereka akan terlihat seperti gerombolan serangga kecil berwarna putih. Ketika mulai tumbuh dalam jumlah cukup banyak di area tertentu, kutu putih mengembangkan lapisan tepung putih seperti lilin yang melindungi mereka dan melindungi telur mereka. Penutup ini membuat kutu putih terlihat seperti gumpalan kapas. Baca Juga Mengenal Hama Thrips Dan Cara Pengendaliannya Pada Tanaman Cabai Gejala Hama Kutu Putih Kutu putih dapat bereproduksi dengan cepat, dan menghasilkan kerusakan yang signifikan pada tanaman. Pada tanaman yang terserang kutu putih akan terlihat cacat dan lemah. Gejalanya yaitu daun tanaman akan menguning dan rontoknya bunga. Hama Kutu putih dapat ditemukan di bagian mana pun dari tanaman, tetapi lebih menyukai pertumbuhan baru yang lembut dan berkembang biak di area yang tersembunyi. Kalian dapat mencari kutu putih di sekitar batang, di bawah daun, kulit kayu, kuncup bunga, atau bagian tanaman lain yang kurang terbuka. Cara Pengendalian Hama Kutu Putih Cara menghilangkan hama kutu putih pada tanaman memang tidak boleh sembarangan. Jika penanganannya tidak tepat, hal itu bisa saja memengaruhi kondisi tanaman. Kutu putih sendiri merupakan hama yang tidak hanya memakan getah pada tanaman, tetapi juga membuat tangan Anda jadi gatal-gatal apabila tak sengaja menyentuhnya. Jika tanaman kalian diserang oleh hama kutu putih, ada beberapa cara membasminya yang akan dibahas di bawah ini. 1. Membasmi Sarang Semut Cara yang pertama ialah kalian bisa membasmi sarang semut yang berada disekitar tanaman. Hal ini karena apabila semut hadir di sekitar tanaman yang terdapat hama kutu putih, justru akan mencegah predator alami yang bisa membasmi kutu putih tersebut. Semut bisa menarik kutu putih untuk datang dan membawa hama tersebut ke tanaman lain sehingga hama akan semakin menyebar di tumbuhan lainnya. 2. Mencabut Daun Tanaman Jika hama kutu putih sudah menyerang daun tanaman, sebaiknya segera mencabut daun tersebut agar hama menyebar ke daun tanaman lainnya. Kalian dapat menemui telur kutu putih yang terlihat sangat jelas di bagian bawah daun. Daun yang terkena hama akan berubah warna menjadi kuning dan terlihat sangat rusak bahkan penuh dengan zat lengket. Untuk itu, segera jauhkan tanaman yang sudah terjangkit hama dari tanaman yang sehat. 3. Menyemprotkan Minyak Nimba Minyak nimba adalah minyak yang diproses dari biji pohon mimba atau Azadirachta indica. Minyak ini sudah biasa digunakan untuk menghilangkan serta mencegah adanya kutu putih pada tanaman. Kandungan didalamnya juga memiliki efek residu yang berfungsi sebagai pengusir kutu putih agar tidak kembali lagi. Cara pembuatan ekstrak minyak nimba yaitu dengan bahan-bahan seperti 1 sendok teh minyak nimba 1 sendok teh sabun cair 1 liter air hangat Campurkan semua bahan tersebut menjadi satu, kemudian tuang dalam botol semprot. Pengaplikasianya dapa disemprotkan secara langsung pada daun tanaman. 4. Menyemprotkan Bahan Alami Bahan alami yang berada didapur ternyata juga efektif membasmi hama kutu putih pada tanaman. Cara pembuatan larutan alami ini yaitu Blender 1 buah bawang putih, 1 buah bawang bombay, dan 1 sendok teh cabe rawit Campurkan bahan tersebut dalam 1 liter air dan diamkan selama 1 jam. Setelah itu, saring dengan kain tipis Tambahkan 1 sendok makan sabun cair, dan kocok hingga tercampur merata. Kalian dapat menyemprotkan pada bagian tanaman yang terdapat hama kuti putih. Lakukan pengecekan secara rutin untuk melihat hasilnya. 5. Memelihara Predator Alami Memelihara predator alami merupakan cara yang paling mudah dan cukup efektif untuk membasmi kutu putih pada tanaman. Serangga yang memakan kutu putih dapat berfungsi sebagai 'penjaga' kebun. Kepik, serangga bajak laut, dan lainnya, bermanfaat untuk perlindungan terhadap kutu putih.
Hama thrips kutu/serangga berwarna putih merupakan carrier atau pembawa virus yang menyebabkan penyakit keriting daun pada tanaman cabai. Apabila tanaman telah terserang virus yang dibawa oleh hama thrips, penanggulangannya akan sulit karena tidak ada obat kimia yang dapat mengatasinya. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mencabut tanaman terinfeksi tersebut dan memusnahkannya dengan cara dibakar. Pernyataan tersebut diperoleh berdasarkan …. A. hipotesis penelitian B. percobaan penelitian C. hukum dan landasan teori D. observasi dan pengumpulan informasi E. eksperimen untuk membuktikan hipotesis Jawaban D Pembahasan Pernyataan pada soal diperoleh dari observasi dan pengumpulan informasi. Masalah yang diketahui adalah adanya hama thrips yang dapat menyebabkan penyakit keriting daun tanaman cabai. Maka langkah selanjutnya, yaitu pengamatan dan pengumpulan informasi, dimana pada pengamatan diketahui tanaman cabai yang terserang virus dari hama thrips akan susah ditanggulangi karena tidak ada obat kimia yang dapat mengatasinya. Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah D.